Skip to content

Tester Yamaha, Berhati-hatilah

11/08/2011

Tester Yamaha selain mengetest calon jagoan Yamaha, juga mengetest jagoan Yamaha yang sudah dijual, ini sangatlah bagus, karena sebagai bukti kalau quality control Yamaha ketat. Penulis sering lihat tester Yamaha dengan menggunakan wearpack balap lengkap mengetest motor yang sudah dijual seperti Byson, Mio atau Vega ZR di sekitar Cakung-Buaran-Pondok Kelapa-Pulo Gebang.

Walaupun hal ini bagus, sebagai bukti quality control ketat, dan tester memakai safety gear yang lengkap, tetapi ada kekurangannya, yaitu gaya riding tester yang sruntulan!

Selama ini Juragan Bladeus selalu melihat gaya mengendarai tester itu sruntulan, salip kanan-kiri dengan cepat dan menurut Penulis itu berbahaya, karena resiko untuk kecelakaan besar.

Ketakutan Penulis pun menjadi kenyataan, 2 jam lalu Juragan Bladeus melihat kecelakaan yang dialami tester Yamaha yang menggunakan Jupiter MX dengan Metro Mini didepan Kantor Walikota Jakarta Timur arah ke Pulo Gebang. Saya melihat tester itu tidak menderita luka serius, dan Metro Mini itu tidak mengalami kerusakan, tetapi motor yang ditestnya mengalami rusak parah di bagian depan, kejadian ini disebabkan Bus Metro Mini yang mengambil jalur kiri secara tiba-tiba, dan Tester itu menyalip kendaraan dari arah kiri, sehingga Tester itu dengan sukses menabrak bagian belakang Metro Mini dengan kencangnya. (Sayangnya Penulis tidak sempat mengabadikannya karena lagi nyetir)

Penulis membayangkan, bagaimana bila Metro Mini itu adalah umumnya seorang pengendara motor Jakarta (yang sifatnya menjengkelkan) pasti kecelakaan itu menjadi masalah, karena dipastikan pengendara itu minim safety gear, tidak seperti tester Yamaha. dan dengan tabrakan seperti itu, si pengendara itu akan mengalami luka-luka yang cukup parah.

Memang, mengetest motor itu harus sampai performa maksimal, supaya tahu kekurangan / kelebihannya, tetapi setidaknya para tester Yamaha itu mengendarai dengan lebih safety dan tidak seenaknya di jalan. Dan jika kalau mau mengetest dengan maksimal, setidaknya pihak Yamaha mencari jalan dengan kondisi yang lebih sepi dan aman (kalo perlu di close track) πŸ™‚

Iklan
43 Komentar leave one →
  1. 11/08/2011 2:08 PM

    loh kan ngetest sehebat apakah motornya ditabrak..dadi rempeyek opo hura??..wkwkkwkwkwkkwkwkwkkw
    http://iwanbanaran.wordpress.com/2011/08/11/updated-potongan-image-new-yamaha-yzf-r15-diumbar-mzbro/

    Suka

  2. 11/08/2011 2:09 PM

    MX anyar po injeksi to Ben??…kok tas-tes2 ae?? πŸ˜€

    Suka

  3. 11/08/2011 2:15 PM

    rusak pun nggak papa, kan yamaha kaya

    Suka

  4. 11/08/2011 2:17 PM

    wkwkwkwkwk
    Salah satu korban iklan

    Suka

  5. 11/08/2011 2:36 PM

    oh…baru metro mini…..
    kemaren ada yg diinjek dump truck, aman2 sahaza..
    πŸ˜›

    Suka

  6. Josh Gabrus permalink
    11/08/2011 3:59 PM

    Inilah tester yang sesungguhnya, ngetesnya disesuaikan dengan riding style orang Indonesia kebanyakan…..

    Suka

  7. Josh Gabrus permalink
    11/08/2011 4:00 PM

    Inilah tester motor Indonesia yang sesungguhnya, ngetest motornya disesuaikan dengan riding style orang indonesia kebanyakan…

    Suka

  8. raya permalink
    11/08/2011 5:26 PM

    kan tes keadaan sebenarnya, termasuk gaya sruntulannya..

    Suka

  9. 11/08/2011 6:52 PM

    Tester memang begitu kali kang xixixi

    Suka

  10. Maxy permalink
    11/08/2011 8:01 PM

    Klu tester atpm lain gmana mas??soalnya benar2 susah khan hanya utk sekedar spy shoot produk baru yg dipakai tester..merek apapun itu..

    Suka

    • 12/08/2011 8:10 PM

      kalp pabrikan lain ngga tau masbro, spalnya saya ngga pernah lihat πŸ™‚

      Suka

  11. 11/08/2011 8:02 PM

    Itu namanya ngetes dengan sesunguhnya.. Motor kenceng, lincah n slap slip bin srunyulan..

    Suka

  12. 13/08/2011 6:47 AM

    wahh2, emang harus gitu…

    jajal tabrak jadi peyek gak motornya ??

    ahihihihihi…..

    Suka

  13. mbuh permalink
    13/08/2011 6:00 PM

    Yamaha tes dijalan karena gak punya sirkuit….malu-maluin…mau untung gede doang.

    Suka

  14. ting_tong permalink
    20/08/2011 1:00 AM

    mmmmm sedikit berat sebelah ni artikel, wajar sih sebab salah satunya bawa image ATPM, kalo dilihat case di atas, jelas metromini yang salah sebab kan dia pindah jalur tiba2, atau boleh dibilang melanggar jalur pengguna jalan lain……

    di indonesia, mindset “pindah jalur itu posisi salah” gak ada, yang ada yang kuat yang menang, coba kalo semua orang ga belok2 jalannya, pasti minim tingkat kecelakaannya…
    kalo gak belok2 gmana mau nyampe????? makanya ada instrumen seperti sign lamp, horn, itu semua bertujuan untuk berkomunikasi dengan kendaraan sekitar… klakson bukan sinyal “MARAH MINTA JALAN” tapi sebagai petunjuk keberadaan, lampu signal bertujuan memberi informasi mengenai “niat” dari kendaraan tersebut.

    Suka

  15. vanz21fashion permalink
    21/08/2011 8:55 AM

    mengakomodir alayers :-p

    Suka

  16. 29/05/2012 1:34 PM

    itu insiden ….. tp memang kurang pas tes performa motor dijalan padat siang hari ….resikonya ya seperti itu …….

    Suka

  17. ryo permalink
    27/09/2012 1:11 PM

    makanya buat sirkuit sendiri lah membahayakan kseselamatn umum gak memikirkan safty riding paraaaahhhhhhh

    Suka

  18. ryo permalink
    27/09/2012 1:12 PM

    testernya dongo kayak sales bc-nya juga ………….

    Suka

  19. Bocah permalink
    28/09/2012 9:08 PM

    Alay nih,..hihihi,…ga pake seleksi kali waktu milih testernya.

    Suka

Trackbacks

  1. Kejadian Lagi, Kecelakaan Yang Melibatkan Test Rider Yamaha « Purnomo's Personal Blog
  2. Test Rider Yamaha Nyundul Orang Gan..!! « Welcome To anggiwirza's Blog
  3. Yamaha Fino Sudah Di Test Oleh Test Rider Yamaha « Purnomo's Personal Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: