Skip to content

Biography Mekanik MotoGP -Jeremy Burgess-

19/07/2011

Jeremy Burgess adalah mekanik no.1 di ajang balap MotoGP. Pria kelahiran Adelaide Hills, 16 April 1953 telah menjadi chief engineer 3 motor pembalap uara dunia : Wayne Gardner, Mick Doohan dan Valentino Rossi. Burgess juga pernah menjadi mekanik pembalap  Fredie Spencer saat Spencer meraih gelar juara dunia 500cc di tahun 1985. Keahlian Burgess didapat sewaktu ia bekerja dengan mekanik kawakan George Vukmanovich dan Erv Kanemoto.

Karier Pembalap

Suzuki T500 Cobra (ilustrasi)

Karier Burgess di dunia balap berawal dari pembalap di tahun 1972, dengan menunggangi Suzuki T500 Cobra keluaran tahun 1969, Burgess memulai karier balapnya di kejuaraan nasional Australia. Burgess lalu mengganti motornya dengan Suzuki RG500 dan meraih kesuksesan dengan motor itu di tahun 1979

Karier Mekanik

Heron Suzuki: 1980-1983

Heron Suzuki

Di tahun 1980 Burgess memutuskan pindah ke Inggris, dia ingin mencoba kejuaraan yang lebih tinggi, tetapi sewaktu menjejakkan kaki di Inggris dan mengamati kejuaraan balap motor disana, Burgess menyadari kalau dia susah untuk bersaing dengan pembalap-pembalap Eropa karena usianya tidak muda lagi dan faktor finansial.

di Inggris Burgess tinggal di Surbiton, Surrey bersama temannya yang bekerja di pabrikan Suzuki UK. Burgess meminta tolong kepada temannya untuk memasukkan dia sebagai mekanik di Texaco Heron Team Suzuki yang berlokasi di Beddington Lane, Croydon, London Selatan. Karena dia sudah kenal dengan pembalap Texaco Heron Team Suzuki, Graeme Crosby (pernah bersaing dengan Burgess di lintasan balap), mekanik Mick Smith dan chief mekanik George Vukmanovich. Di team ini Burgess juga kenal dengan Randy Mamola sewaktu Ia membalap di GP Selandia Baru 1976

Bekerja sebagai montir di tim GP Mamola itu, pada bulan Juli 1980, Mamola memenangkan GP Belgia. Burgess tetap dengan Mamola dan Vukmanovich di Suzuki sampai tahun 1983, ketika dia pindah ke Honda.

Honda: 1983-2003

Fredie Spencer

Pindah ke Honda, Burgess menjadi kepala mekanik pembalap  Ron Haslam (orang tua Leon Haslam). Di tahun 1985 Burgess dipindah ke team yang menaungi pembalap Fredie Spencer untuk mensupport kepala mekanik Erv Kanemoto dalam mempersiapkan motor 500cc. Di team ini Burgess sebagai mekanik Fredie Spencer merasakan 2 gelar juara dunia 250cc & 50occ di tahun 1985

Di tahun 1986, Burgess dipromosikan menjadi chief engineer pembalap Wayne Gardner dan meraih gelar juara dunia di tahun 1987. Di tahun 1989 Burgess menjadi kepala mekanik Mick Doohan  dan berhasil membawa Doohan menjadi Juara Dunia GP500 mulai tahun 1994 sampai 1998

Burgess & Doohan

Setelah Doohan pensiun karena kecelakaan, Burgess berpikir untuk pensiun, karena dia menaggap sudah terlalu banyak melihat terlalu banyak kecelakaan, dan tidak mau terlibat di masalah itu lagi. Tetapi hal itu urung dilakukan karena sewaktu Rossi bergabung dengan Honda, Rossi meminta syarat ke Honda, agar Burgess menjadi chief engineering untuk motornya. Dan duet Rossi Burgess membawa 5 gelar juara dunia untuk Honda di kelas GP500/MotoGP di tahun 2001 sampai 2005

Yamaha: 2004-2010

Sewaktu Rossi pindah ke Yamaha, Rossi juga mengajak Burgess dan kru lain untuk ikut dengannya, walaupun dengan mesin yang berbeda (dibanding Honda) dan waktu yang mepet, duet Rossi & Burgess langsung membawa Yamaha pada kemenangan di seri pertama di Sirkuit Welkom, Afrika Selatan. Duet Rossi-Burgess kembali menunjukkan tajinya dengan memberi gelar juara dunia pada Yamaha di tahun 2004-2005 dan 2008-2009

Ducati: 2011-present

Di pertengahan musim 2010, Rossi meneken kontrak dengan Ducati selama 2 tahun. Sempat terdengar isu kalau Burgess tidak mau ikut Rossi untuk pindah ke Ducati, tapi ternyata isu itu keliru, Setelah MotoGP musim 2010 berlalu, Burgess terlihat mendampingi Rossi di Team Ducati.

Theory

Burgess adalah orang yang berkeyakinan kalau faktor juara itu berlandaskan 80% pembalap dan 20% motor, dan itu bertentangan dengan prinsip Honda yang menganggap kalau Honda bisa mengantarkan pembalap papan menengah meraih gelar juara dunia dengan motor Honda. ternyata keyakinan Burgess benar, Rossi bisa menumbangkan Honda di musim pertamanya di team Yamaha

Personal life

Burgess bertemu dengan istrinya sewaktu ia bekerja sebagai kepala mekanik Doohan. Pasangan ini dikaruniai 2 anak perempuan. Saat ini Burgess menemani istrinya yang sedang berjuang melawan penyakit kanker, sehingga Burgess absen dalam seri Italy & Germany

sumber : wikipedia

Iklan
22 Komentar leave one →
  1. 19/07/2011 11:00 AM

    pertaaaaaamaxxxxxxxxxx diaman kan

    burges emang mekanik top…tanpa dia yamaha gk mungkin ada perubahan pada yamaha M1…xixixixixi

    Suka

  2. 19/07/2011 11:26 AM

    manteb kang. idolaku kui

    Suka

  3. Adit permalink
    19/07/2011 12:25 PM

    Buseet dh,
    dri jman ane blm lahir,
    si mbah burgess dah ngoprek mtor aje,

    ckckck..
    Hebat..

    Suka

  4. 19/07/2011 1:12 PM

    woh,nek supra fit di cekel bvrges bisa lari 200kpj tu

    Suka

  5. smoothy blue permalink
    19/07/2011 1:50 PM

    mantap tenan…

    Suka

  6. 20/07/2011 8:13 AM

    keren abiss

    Suka

  7. Liyas andika permalink
    16/08/2011 2:29 AM

    Mantap keren di kelas cc besar.Aku jg jadi pengen coba

    Suka

  8. Raisal permalink
    16/08/2011 2:31 AM

    Hehehe ada bos liyas andika liat juga ikut komentar.Kapan bro balapan lagi

    Suka

  9. 29/08/2011 5:51 PM

    tunggu d 2012 yaaaa

    Suka

  10. Masih Ada Waktu permalink
    14/09/2011 12:56 AM

    Dia lahir dari Suzuki sama seperti kesuksesan Spies.. lahir dari gemblengan suzuki.. yang lagi terpuruk xixixixi

    Suka

  11. ZUko permalink
    11/01/2012 8:11 AM

    sangat menyenangkan bila suatu saat nanti saya bisa berkerjasama dengan Mr Jeremy Burgess merupakan keingnan dan cita sejak masih duduk bangku SLTP mejadi Mekanik Profesional…….

    Suka

  12. killbill1 permalink
    23/07/2012 8:04 PM

    teman akrab JB: Alex Briggs, Matteo Flamini, Brent Stephens, Bernard Ansiau

    Suka

  13. 17/04/2013 8:28 PM

    saya ingin menjadi mekanik moto gp caranya gimana ya??
    itu cita-cita saya

    Suka

    • 20/04/2013 8:09 AM

      belajar yang giat mas
      trus cari beasiswa jurusan teknik mesin ke italy / spanyol
      kalo sudah tercapai, baru mencoba magang di team balap disana
      CMIIW 🙂

      Suka

  14. 09/11/2013 7:19 AM

    ahibbb tenann

    Suka

Trackbacks

  1. Rossi : Jeremy Burgess itu bagian keluargaku dan ayahku dalam balap, Rossi putuskan lanjut atau tidak di Motogp pasca Pembukaan musim | PERTAMAX7.com tapi belinya cukup premium ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: