Skip to content

Menjadi Boncenger Biker Jakarta

21/12/2010

kemarin saya dibonceng oleh teman kantor saya untuk presentasi, teman saya itu adalah biker jakarta yang hanya bisa naik motor (mobil tidak bisa), tidak mengikuti perkembangan dunia per-motor-an & hanya menganggap motor hanya sebagai alat transportasi

*foto ilustrasi

saya sangat takut dengan perilaku berkendara teman saya itu, saya bukan takut karena dia ngebut (cuma max. 80km/jam), tapi saya takut karena dia selap-selip diantara kendaraan tanpa menyalakan sein & melihat kondisi belakang, selalu meminta jalan kepada mobil didepannya dengan membunyikan klakson, tidak menyalakan lampu utama, tali helm tidak di “klik” & yang paling parah.. menorobos lampu merah.. (hal yang paling kubenci)

memang, perilaku berkendara motor seperti ini di Jakarta sudah seperti hal biasa, saya sangat miris dengan perilaku berkendara seperti ini…

akhirnya pada perjalanan pulang, saya meminta supaya saya yang menjadi joki…

bagaimana ya cara supaya pengendara kendaraan bermotor (khususnya roda 2) di Jakarta bisa disiplin & menerapkan safety riding karena kesadaran diri sendiri???

kalau teratur seperti ini kan enak dilihat 🙂

saya akan mencoba membuat polling, bagaimana perilaku bikers di jakarta (pada umumnya)

Iklan
13 Komentar leave one →
  1. 21/12/2010 7:22 AM

    asli takut kalo dibonceng, mendingan bawa motor sendiri

    Suka

  2. Juragan Bebek permalink
    21/12/2010 11:43 AM

    Nah klo dapet temen pengendara r2 kaya gt siap2 aja jadi sein tangan… :devil:

    Suka

  3. Sendal bolong permalink
    21/12/2010 12:26 PM

    ^koyo sampean yo gan sopire….?
    wkwkwkwkwkwk…. :mrgreen:

    Suka

  4. sobek2 permalink
    21/12/2010 1:58 PM

    maklum mas,..
    Mereka terbiasa dg metromini dan angkot jadi manja,.. sayangnya lg ikut meneladani perilaku para supir angkot,bajaj dan metromini yang se enaknya sendiri.. Jadi menurut mereka mungkin wajar saja.. Yah sama lah kaya biker yg di kampung pedesaan pegunungan dan sawah2 helm, sepatu boot, gloves? Apa itu????
    Pengendara motor menyesuaikan dan terdidik oleh lingkungan nya,.. Cmiiw

    Suka

  5. kuz permalink
    21/12/2010 2:35 PM

    Wah itu fto yg paling bawah didaerah bandung. Dibeberapa traffic light telah dbuatkan Ruang Henti Khusus (RHK..yg daerah wrna merah) khusus untuk perhentian motor.

    Suka

  6. 21/12/2010 10:47 PM

    Aku mbonceng… deg-degan..

    Suka

  7. 22/12/2010 9:17 AM

    naik bajaj aja…wkwkwkkwkw :mrgreen:

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: