Mbolang Ke Lampung Part 1
Weekend kemarin, tanggal 26-27 November, Bladeus dan Juragan beserta 2 penghuni BARACUS (Blade Riders Community @ Kaskus) riding ke Pulau Sumatra, 3 rider ini memiliki rencana yang berbeda-beda, UchupZ bertujuan untuk anterin yayanknya ke Serang dan nyekar ke makam Ayahnya di Metro, Lampung, Hasan bertujuan untuk bertemu yayank nya yang kuliah di UNILA dan Juragan yang bertujuan untuk merasakan sensasi naik kapal ferry (seumur hidup belum pernah naik ferry)
Sabtu pagi jam 7, kami berangkat dari check point pertama di pompa bensin Shell, Slipi. Perjalanan dari Jakarta menuju Serang terasa sangat melalahkan, karena kondisi jalan yang macet, ramai, sempit dan banyak yang rusak, setibanya di Serang, kami melepas kepergian yayanknya UchupZ yang berencana untuk mudik ke kampung halamannya di Pandeglang. Selepas dari Serang, kondisi jalan mulai lancar sampai pelabuhan Merak. Jam 11 siang kami sudah tiba di Pelabuhan Merak. Dari sini Penulis sudah sangat excited untuk naik ke kapal ferry (ndessooo..)
Jam 11.30 Kapal Ferry yang kami tumpangi mulai meninggalkan Pelabuhan Merak, Hati Juragan pun semakin riang, Penulis langsung duduk di jok Bladeus yang diparkir di pinggir kapal, 10 menit, 20 menit, 30 menit berlalu, perasaan excited Juragan mulai hilang, karena mulai bosan melihat pemandangan laut yang itu-itu aja
jam 13.30 Kapal Ferry berlabuh di dermaga pelabuhan Bakaheuni, kami pun langsung turun dan mengisi bensin di pompa bensin terdekat, setelah itu kami langsung riding melalui jalur tengah Sumatra menuju Metro, Lampung. Di tengah perjalanan kami istirahat siang di restoran Padang “Siang Malam”
Karena kami dikejar waktu (si UchupZ ga mau nyekar di makam Ayahnya di malam hari) setelah makan kita langsung riding dengan kecepatan 70-90 kpj menyusuri jalur tengah lampung, Di perjalanan Juragan hampir mengalami kecelakaan karena dipepet dengan sengaja oleh mobil MPV yang dikemudikan oleh alayers
, alhamdulillah Juragan sempat menghindar dari mobil kurang ajar itu. Melewati jalur By Pass Bandar Lampung kita disuguhi jalan off road yang menantang dan berdebu (ngga lagi-lagi lewat sini)
Pukul 16.00 sore kami tiba di Tanjung Karang, karena bensin motor menipis kami pun berniat mengisi bensin di pompa bensin, tapi ternyata Bandar Lampung dan sekitarnya mengalami krisis premium, jadi dengan sabar kita menunggu antrian bensin selama 1 jam
(yang ngantri cuma Hasan, Saya dan UchupZ males ngantri dan mengisi bensin eceran aja)
Pukul 17.30 akhirnya kami tiba di kampung halaman Ayahanda UchupZ, tanpa membuang waktu, kami nyekar ke makan Ayahanda UchupZ, setelah beristirahat dan mengunjungi kerabat-kerabat UchupZ, kami pun melanjutkan perjalanan ke Tanjung Karang untuk mengantarkan Hasan ke Yayanknya
setelah itu saya dan UchupZ meluncur ke base camp HBLC (Honda Blade Lampung Club) untuk bersilaturahmi dengan brader-brader Blade Lampung, disana kami langsung akrab dengan brader-brader dan pada pukul 00.00 kami diantar ke tempat saudara UchupZ oleh HBLC untuk beristirahat
to be contiuned











mabok gak ben numpak kapal…??
alhamdulillah ora kang
mabok ora…ningo nek mlekok….wis ping 10 yo kang ben…
oraa jeeee
Wah mengingatkanku saat touring bareng Kanibal-Banten 4 bln yg lalu . . . Track ckp menantang krn riding malam hari . . . Jalan lurusnya asyik sempat msk 130 kpj . . . Mantabzs
weeew :matabelo:
sama bro kmarin jg dr lampung..jalananya ancur full truck tronton, terpaksa mlipir dipinggir jalan..kayak offroad..
hu’uh parah jalur by pass lampung masbro
Saya di metro mas bro,kalo ke metro lg.mampir aja..
insyaallah masbro
hehehehe jangan kapok maen ke lampung ya kang
tito HBLC 008
ngga laah bro
oh sampean toh yg bawe blade lewat panjang(salah satu daerah di bandar lampung yg menuju bakauhuni),2 motor pake saftey gear ky sembalap itu siang2 bolong hr minggu arah balik y
hehehehehe
kami 3 motor masbro
jadi mungkin juga iya
Jalannya kok hancur gt ben kayaknya
iyo, jalur bypass bandar lampung hancuurrr… tp di jalur lain ngga
Btw, ditotal berapa kilometer jakarta-lampung(kota) ?
2, Bandar Lampung, Hp 081318954084 Balik Papan Selatan †Kaltim Juwita, Perum Pondok Karya Agung,Jl.
Saya berangkat dari Semarang menggunakan maskapai penerbangan Sriwijaya Air tujuan Bandar Lampung pada sore hari.